Kamis, 01 Mei 2008

Bisnis Air Minum

Sebuah Solusi Sehat dengan Minum Air yang Sehat

Rekan netter...
Tahukah Anda Air Minum Dalam Kemasan yg biasa kita beli di warung/toko ternyata hanyalah Air Minum 'biasa' atau air tanah kita ternyata hanya tergolong air layak minum?

Air merupakan elemen terpenting dalam tubuh, 70% tubuh kita terdiri dart air, yang mengisi 60.000 mil urat nadi dan arteri dalam tubuh. 90% diantaranya merupakan AIR MURNI (H20).

Membiasakan diri banyak mengkonsumsi air sangat penting bagi setiap orang karena air berfungsi sebagai

  • Proses pencernaan dan metabolisme
  • Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel yang rusak.
  • Melarutkan dan mengeluarkan sampah dan racun dari dalam tubuh.
  • Menjaga stabilitas suhu tubuh, dan keseimbangan tubuh
  • Membantu peredaran darah
  • Pemeliharaan kulit
  • Melarutkan dan membawa nutrisi keseluruh tubuh

Air merupakan elemen terpenting dalam tubuh, 70% tubuh kita terdiri dart air, yang mengisi 60.000 mil urat nadi dan arteri dalam tubuh. 90% diantaranya merupakan AIR MURNI (H20).

INGAT..!!

Mengabaikan peranan penting air minum berarti Anda menampung ke berbagai sumber penyakit dimasa akan datang. Persiapan dana yang besar untuk mengobatinya, hilangnya hari-hari bahagia bersama keluarga dan bahkan akibat paling buruk, Anda kehilangan mata pencaharian karena fisik tidak menunjang serta menjalani hidup lebih lama ditempat tidur karena sakit.

Memperkenalkan Produk Air Minum Oksigen

APA YANG MEMBEDAKAN AIR MINUM OXYPLUS

  1. Air minum yang memiliki kandungan Oxygen minum yang tinggi. bermanfaat sebagai:
    • Meningkatkan metabolisme
    • Mengurangi racun dalam darah
    • Mempercantik kulit dan mencegah penuaan dini.
    • Mencegah kanker, Asthma dan beberapa penyakit
    • Dibutuhkan sel tubuh untuk pertumbuhan sehingga tetap hidup.

  2. Memiliki kandungan mineral An-Organik yang rendah.


  3. Air Minum dengan Bio Maghnetized (air aktif yang telah di magnetisasi sehingga memiliki cluster hexagonal/ segi enam dimana air terseburt bergerak bebas seperti air terjun di pegunungan.

    • Memiliki kemampuan memecah molekul hingga memiliki besaran sama dengan selaput sel darah merah dan menyusun kembali kelompok molekul air sehingga mudah penyerapan ke dalam darah.

    • Memiliki kemampuan sebagai antioksidan

  4. Merupakan air aktif yang telah dimagnetisasi sehingga memiliki cluster hexagonal (segi enam) dimana air tersebut bergerak bebas seperti air terjun di pegunungan.


  5. Dengan konsep mini pabrikasi yang terbuka sehingga anda dapat melihat proses, kualitas dan kesegaran air minum yang anda konsumsi.


  6. Baik dipergunakan sebagai terapi air yang terbukti dapat membantu meringankan berbagai macam penyakit.

KUALITAS TERJAMIN

AIR BERMINERAL APAKAH LEBIH BAIK DARIPADA AIR MURNI ?

Ya, tubuh kita membutuhkan air dan mineral, air yang kita butuhkan adalah air murni yang bebas darl polutan berbahaya dan tidak mengandung zat - ­zat perusak kesehatan dan mineral yang dibutuhkan tubuh adalah mineral yang bersifat organik

Kesalahannya Terletak pada mineral anorganik Mineral Anorganik tidak dapat diasimilasi tubuh Mineral yang dibutuhkan tubuh harus jelas kondisinya, seperti : mineral Fe (Zat bese) a d a I a h yang merupakan Ion( fe') bermuatan listrik yang kita butuhkan dan bukan Atom Besi (Fe) atau molekul besi yang mudah teroksidasi oleh oksigen sehingga menimbulkan karat sehingga membuat kerja ginjal menjadi berat. Zat besi yang baik tersebut dapat diperoleh dari tanaman hijau seperti bayam dll. jenis mineral tersebut adalah organik mineral yang sudah diolah oleh organisme seperti tanaman.

Di negara-negara yang maju untuk membuat Air Mineral, air harus dimurnikan terlebih dahulu setelah itu baru ditambahkan mineral didalamnya, sehingga jumlah dan jenis mineralnya terkontrol. Standar air minum yang masuk klasifikasi air murni diatur oleh USP dengan peraturan No, 23th, 1995 dengan TDS (Total Dissolved Solid / jumlah zat padat terlarut) max. 10 ppm atau sesuai standard yang dikeluarkan NSF (National Sanitation Foundation), air bersih dan murni memiliki TDS kurang dari 40 ppm

MENGAPA HARUS TEKNOLOGI OXYPLUS (Reverse Osmosis)

Dalam proses perkembangan teknologi yang dipergunakan OXYPLUS ", telah banyak diaplikasikan pada hal-hal yang sangat strategis diantaranya:

  • WHO (World Health Organization)
  • Dr. T.C. Mc Daniel
  • Standard WCTS
  • Standard CCEL
  • Sebagai proses pemurnian air laut di Arab Saudi
  • Sumber air bersih yang layak di konsumsi pada kondisi darurat

FAKTA LINGKUNGAN

Pada masa sekarang air yang kita minum sehari-had semakin tercemar dalam jumlah yang mengkhawatirkan baik didanau, sungai ataupun air tanah.

Pada masa ini telah ditemukan lebih dari 12.000 jenis bahan kimia yang dipasarkan dan 500 bahan diantaranya banyak dipergunakan pada tahun-tahun terakhir ini bahkan tidak semua dari bahan tersebut diketahui dengan baik efek buruknya bila dikonsumsi dalam jangka panjang.

Apakah Anda ingin mengambil resiko tersebut dengan mengkonsumsi air yang belum jelas kualitasnya ?

PELUANG BISNIS AIR MINUM

Air minum adalah kebutuhan kita sehari-hari, yang tidak akan pernah habis. Dengan melihat kebutuhan masyarakat yang besar terhadap air minum galonan, maka peluang membuka bisnis ini semakin menjanjikan. Dengan share market yang tetap, di Oxyplus juga memberikan passive income untuk para agennya.

NILAI BISNIS

  1. Memiliki hak usaha distribusi sebanyak 50 Galon. Selama 3 tahun dan dapat di perpanjang dan dikembangkan.

  2. Memiliki peluang penghasilan minimal 10 % dan nilai investasi/bulan.
  3. Simulasi

    • Jika 1 keluarga mengkonsumsi 2 galon/minggu maka, I bulan dapat mengkonsumsi 8 galon.
    • Jika 11 keluarga dipinjamkan galon sebanyak masing-masing 2 buah. Maka galon distribusi sebanyak 22 buah. Galon stok 23 buah.
    • Harga air/galon Rp. 5.000, Harga jual Rp. 7.500 - Rp. 8.000
    • Margin keuntungan Rp. 2.500 - Rp. 3.000 /Galon.
    • Maka jumlah keuntungan/bulan 11 x 8 galon = 88 galon. - Nilai keuntungan 88 galon x Rp. 3.000 = Rp. 264.000

    Kesimpulannya

    264.000 X 100 = 11 %
    2.500.000 11 % keuntungan/ bulan dari nilai investasi.

  4. Dapat mengembangkan jaringan di masyarakat sebagai agen air kesehatan.
  5. Keuntungan lainnya, dapat mempromosikan dan memberikan informasi tentang pentingnya air sehat demi kesehatan.

Modal Dasar = Rp 2.500.000,-
Dari Rp 2.500.000,-, akan mendapatkan :

1. 50 Galon
2. Test meter (TDS meter + Elektrolisa)
3. 100 Brosur + 1 Spanduk
4. Suport Market / Bantuan Presentasi

Untuk Menjadi Agen Hb:


Untuk Info Lebih Lanjut Hub : 08567835350 ( Mohamad Yusuf Effendi )

Undang Kami untuk menguji kadar kualitas Air anda..!

Marketing Kami Siap datang ke tempat Anda untuk Presentasi & membuktikan bahwa produk ini berkualitas internasional.

Area Distribusi Pendaftaran Agen : Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi

CV. Oxyplus Tirta Mandiri, Tangerang Indonesia

DAFTAR AGEN KLIK DISINI:

Modal Keagenan : Rp 2.500.000,-

Khusus untuk Agen: Komisi bonus 10% di Program Agen Get agen

Sebagai Agen , anda juga memiliki kesempatan untuk mengikuti program Agen Get agen kami dengan system random. Gratis! Dengan menggunakan kode URL khusus yang kami sediakan, rekomendasikan ke orang lain. Jika mereka tertarik untuk menjadi Agen, maka anda berhak memiliki 10% komisi dari Rp 2.500.000,-. Program ini bisa memberikan penghasilan instan untuk anda!

KLIK DISINI UNTUK PENDAFTARAN AGEN

Masalah Minum Air Dan Aturan Nya

RE: [MLDI] Bahaya minum 8 gelas sehari, hoax atau bukan ? --> Bukan hoax tapi harus dicermati!

Dr. Duddy M. Djajadisastra
Thu, 03 Oct 2002 13:35:48 -0700

Ada baiknya tulisan tersebut dibaca dengan hati-hati dan berulang-ulang
(khususnya untuk orang awam), maka yang dimaksud dari dua tulisan di
bawah ini kurang lebih demikian :

- Tubuh kita butuh air sebagai bagian dari metabolisme tubuh.

- Ginjal berfungsi untuk menjaga kesetimbangan kebutuhan air harian.
Artinya saat tubuh kita kekurangan air, maka ada mekanisme tertentu
untuk menjaga tubuh agar metabolisme tetap berjalan. Kalau tidak ada
mekanisme tersebut, sudah barang tentu akan menimbulkan kekacauan
metabolisme (minimal rasa lemas). Contohnya waktu puasa, mungkin air
yang diminum jumlahnya sama, tapi penyebarannya sedemikian rupa sehingga
tidak merata. Meski demikian tidak banyak gangguan yang berarti kan?

- Pada saat ginjal kita mengalami penurunan fungsi (artinya rusak
sebagian), maka pengaturan minum harus lebih ketat. Karena masuknya
cairan berarti beban tambahan untuk ginjal, apalagi bila berlebihan!
Mungkin secara sederhana, kebutuhan cairannya dihitung secara ketat.
Umumnya setiap hari, kita kehilangan cairan melalui keringat (yang
seringkali tidak tampak, disebut sebagai IWL - "insensible water
losses") sekitar 500 cc. Jumlah ini dapat meningkat bila aktifitas
bertambah atau berolahraga berat. Jadi jumlah 500 cc untuk diminum
sehari adalah keharusan. Nah, selebihnya bisa ditambah bila dia
berkemih, sebaiknya air seninya itu ditampung agar jumlah air yang
diminum kemudian sama dengan jumlah air yang keluar sebelumnya.

- Sudah disebutkan dengan jelas bahwa ginjal sehat dapat mentoleransi
asupan cairan sampai 1500 - 2000 cc. Jadi kalau :
* ginjalnya sakit, tentu kebutuhannya akan harus disesuaikan
bukan?
* gelasnya cap gentong yang bisa menampung 600 cc per gelas -->
kan bisa kebanyakan, ya?
* aktifitas bertambah, tentu harus banyak minum kan?

- Meski demikian, pada ginjal sehat, meski kita minum sebanyak-banyaknya
tidak terlalu membahayakan, paling-paling tidak nyaman, karena kembung,
perutnya sakit dan rasa tidak nyaman lainnya. Nah, kalau di-infus, itu
bisa bahaya! Karena, seseorang yang diare dan muntah-muntah saat masuk
RS, kemudian dia di-infus, bila berlebihan cairan infusnya --> orang
tersebut bisa meninggalkan rumah sakit karena kelebihan cairan (tanpa
bisa dicegah, karena orang tersebut sudah meninggal beneran).

- Jadi Dian tidak perlu terlalu khawatir bila minum banyak. Gak bahaya
kok. Cuma, kalau sakit ginjal ya... harus lebih hati-hati. Oh ya, tubuh
kita cukup sensitif bila terjadi ketidakberesan. Masalahnya hanya apakah
kita memperhatikannya?

Jagalah ginjal anda dengan baik. Jangan minum obat sembarangan dan
jangan lupa cukup minum (jangan nunggu haus lho!)


Salam,

Dr. Duddy

-----Original Message-----
From: dian [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: 03 Oktober 2002 8:56
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [MLDI] Bahaya minum 8 gelas sehari, hoax atau bukan ?

Para dokter MLDI yth,

Mohon pencerahannya atas email berikut, apakah ini
hoax mail ataukah bukan?
Mohon informasinya dan terima kasih banyak.

regads,
dian


===================================


Minum Air 8 Gelas, Ginjal Bisa Cepat Rusak


Sekarang di iklan TV sedang trend anjuran minum delapan
gelas sehari agar tubuh tetap sehat. Ternyata, patokan
tersebut tak sepenuhnya benar. Sebab, tubuh mempunyai
batas toleransi dalam mengolah cairan yang masuk. Batas
maksimum yang bisa diolah tubuh sekitar 1,5 hingga 2 liter
setiap hari. Karena itu, sebaiknya pedoman tersebut diubah
menjadi minumlah saat haus.

"Yang menerima dampak negatif jika minum berlebihan
adalah ginjal", terang dr.HR Moh Yogiantoro SpPD-KGH.
Karena dengan banyaknya cairan yang ada di dalam tubuh,
akan terjadi dilusi atau pengenceran cairan. Kalau yang
mengalami dilusi ginjalnya sehat, maka hanya akan
mengakibatkan beser atau sering kencing. Dengan banyaknya
cairan yang keluar, natrium yang ada di dalam tubuh bisa ikut
keluar.

"Kalau sudah begitu, tubuh akan menjadi lemah karena
kekurangan natrium", papar staff SMF PenyakitDalam
RSUD dr Soetomo itu. Tapi, jika dilusi itu terjadi pada
ginjal yang kurang sehat, justru bisa mengakibatkan
terjadinya gangguan ginjal.

"Orang yang ginjalnya tidak sehat, volume kencingnya
kurang dari 1 liter. Dan, biasanya penderita berpikir dengan
makin banyak minum semakin baik", papar Yogiantoro.
"Sebab, kebanyakan akan berpikiran bahwa kencing yang
sedikit karena kurang minum", tambahnya. Padahal,
dengan begitu, kelainan pada ginjalnya semakin parah. Dan,
akhirnya jantungnya mengalami pembengkakan atau edema.
Ini terjadi karena cairan dari ginjal merembes ke jantung.

Karena itu, menurut Yogiantoro, jika memang mematuhi
pedoman kesehatan tersebut, perlu diperhatikan takaran
gelas yang digunakan.

"Kalau 250 cc, tidak akan menjadi masalah. Tapi kalau lebih
dari itu, ginjal akan bekerja lebih keras. Dan, ini bisa
menyebabkan ginjal cepat rusak. (dhe)-


Kelebihan Air Bisa Keracunan BANYAK orang beranggapan
bahwa sangat tepat memenuhi kebutuhan cairan dengan
minum delapan gelas air setiap hari. Padahal, cara ini mungkin
tak terlalu menguntungkan tubuh, tetapi justru membuat seseorang
lebih sering ke kamar mandi. Bagaimana semestinya?

Artikel di surat kabar serta majalah kesehatan dan kecantikan
umumnya menyarankan pembaca untuk minum minimal delapan
gelas air, tepatnya 64 ons, untuk memperoleh kondisi tubuh
optimal. Pendekatan ini juga dikenal sebagai patokan "8x8".
Namun, dr.Heinz Valtin dari Dartmouth Medical School di New
Hampshire mengatakan, belum ada bukti ilmiah yang mendukung
saran tentang delapan gelas air itu. Padahal, saran tersebut
berdampak cukup besar, terutama dalam hal pemasaran air kemasan.

"Setelah sepuluh bulan melakukan penelitian secara hati-hati,
memang belum ada bukti ilmiah yang mendukung patokan "8x8",
jelas Valtin yang juga penulis buku panduan tentang keseimbangan
air dalam tubuh manusia.

Menurut pakar ginjal itu - sebagaimana ditulis dalam American
Journal of Physiology -, orang mungkin lupa bahwa di dalam
makanan yang dikonsumsi juga terkandung air. Bagian Makanan
dan Nutrisi dari National Research Council merekomendasikan
seseorang untuk minum satu milliliter air dari setiap kalori
makanan yang dikonsumsi. Ini berarti menambahkan dua liter
atau sekitar 74 ons cairan dalam 2.000 kalori diet.

Lembaga tersebut menerangkan, sebagian besar cairan itu sudah
dikandung makanan. "Telah dilakukan setidaknya 43 tahun riset
atas sistem tubuh yang bernama sistem osmoregulator", ungkapnya.
Kerja sistem itu sangat akurat dan cepat. Juga sulit dipercayai
bahwa seseorang mengalami kekurangan air kronis.

Lantas, bagamaimana mekanisme tubuh mengatur keseimbangan
air? Bila seseorang masuk dalam kondisi kekurangan cairan,
tubuh akan mengompensasinya. "Caranya, membawa kembali
air yang sudah terlanjur sampai di ginjal dan memperlambat
kehilangan air dari kulit", jelasnya.

Upaya itu, lanjut Valtin, dilakukan jauh sebelum dehidrasi
dimulai. Ditambahkan, mekanisme tersebut terjadi sangat
cepat, akurat, dan berlangsung dalam hitungan menit. Dijelaskan,
perhatian terhadap saran untuk minum air delapan gelas makin
besar setelah Valtin mengumpulkan beberapa artikel di majalah
dan surat kabar yang memberikan saran serupa. "Saat saya
tanyakan pada beberapa rekan, mereka menjawab belum ada
bukti konkrit mengenai hal tersebut. Bahkan, mungkin itu mitos
belaka", tegasnya.

Lantas, pakar ginjal itu berupaya mengumpulkan beberapa studi
ilmiah yang terkait dengan topik itu. Dan, disumpulkan, kurang
tepat bila menyarankan orang lain minum air dalam jumlah banyak
saat tubuh tak memerlukannya. "Memang, orang dengan penyakit
tertentu butuh air dalam jumlah banyak. Batu pada saluran kencing,
misalnya", ungkapnya.

Dijelaskan, ada jenis minuman yang seyogianya diminum
secukupnya. Minuman ini meliputi air, teh dan bir. Pasalnya,
minuman tersebut menimbulkan efek diuretic. Bila minum
terlalu banyak, kencingpun makin sering. Valtin berharap
agar orang tak perlu merasa bersalah bila tak memperoleh
air dalam jumlah cukup. Juga tak perlu memaksakan diri
untuk membeli air kemasan berbotol-botol yang lantas
diminum di siang hari.

"Bahkan, dengan minum berlebihan, justru muncul rasa
tak nyaman karena mesti berkali-kali ke kamar mandi",
paparnya. Overdosis air juga bisa menyebabkan intoksikasi
(keracunan) air. Bahkan, hal ini bisa memicu kejang hingga
kematian.. (nda/ap)


---------------------------------------------------------------------
MAILING LIST DOKTER INDONESIA (MLDI)
Chatting, arsip, konsultasi pakar, info obat tradisional dapati
di : http://www.mldi.or.id
Subscribe, kirim mail kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, kirim mail kosong ke [EMAIL PROTECTED]
-----------------------------------------------------------------
Prev: Pengetahuan Bahaya Merokok
Next: Overload ~ Ambruk...

Air Minum Yang Baik

‘Khasiat’ Air Heksagonal

Harry Sufehmi menyatakan skeptismenya terhadap khasiat air heksagonal dan air beroksigen. Saya sudah melihat demonstrasi tentang air heksagonal ini di beberapa mall. Demonstrasi ini dilakukan oleh orang-orang yang mengenakan jas berwarna putih seperti selayaknya seorang dokter atau peneliti. Sedangkan yang didemokan adalah alat yang katanya bisa mengubah air biasa menjadi air heksagonal. Sebenarnya saya ingin mengetahui kebenaran khasiat air heksagonal tersebut, yang katanya bisa memperlambat penuaan, menyembuhkan berbagai macam penyakit dan lain-lain. Tetapi selalu lupa melakukannya ketika berada di depan komputer.

Air heksagonal pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Mu shik Jhon, seorang peneliti yang tulisannya sering dipublikasikan jurnal-jurnal ilmiah. Jhon mengklaim bahwa air mengandung kluster air dengan enam sisi (heksagonal). Air heksagonal ini stabil dan lebih berguna untuk tubuh manusia dibandingkan bentuk-bentuk kluster air lainnya. Sayangnya, Dr. Jhon sendiri telah meninggal tahun lalu sehingga kita tidak dapat melakukan verifikasi teori ini dengan beliau secara langsung.

Dr. Paul Shin, seorang peneliti dari California State University Northridge melakukan penelitian terhadap air heksagonal dengan menggunakan eksperimen NMR. Hasilnya ternyata tidak mendukung teori Dr. Jhon.

As can be easily seen, the ultrapure (distilled & de-ionized or DDI) water has a 17O-NMR linewidth nearly identical to that for Hexagonal Water and similar to that of M-Water (another “hexagonal water” product). Figure 1 shows an example of actual 17O-NMR data. I conducted additional experiments comparing Hexagonal Water against ultrapure water and found no differences. Regardless of whether I added table salt or vitamin C or if I even diluted these samples of water with tap water, I saw no differences! I will leave it up to you to evaluate the data for yourself, but it is of interest to note that even a urine sample gives a 17O-NMR linewidth nearly identical to that for the Hexagonal Water.

These results do not support Dr Jhon’s conclusions about the unique nature of his Hexagonal Water and this therefore casts a less than credible light on his claims of the therapeutic effects of Hexagonal Water.

Dr dr Septelia Inawati Wanandi dari Universitas Indonesia juga menyatakan skeptismenya terhadap khasiat air heksagonal dari sisi kesehatan.

Septelia secara halus mencoba menjawabnya dari logika ilmiah dasar. Air beroksigen susunan molekul tetap berbeda dengan air heksagonal. Kesamaan keduanya adalah sama- sama mencoba menyuguhkan air dengan kandungan oksigen lebih banyak dari air biasa.

“Namun, pada kedua macam air itu kelarutan oksigen tambahan di dalamnya tetap mudah terlepas. Ada toleransi suhu tertentu, setidaknya sampai di atas suhu ruangan, oksigen terlarut mudah lepas. Kalau lepas, ya lalu menjadi air biasa kembali,” kata Septelia. Padahal, dalam keterangan iklannya, air heksagonal, misalnya, direkomendasikan untuk membuat dari susu bayi, minuman hangat hingga memasak.

“Air heksagonal dan air beroksigen kalau dipanaskan ya pasti oksigen terlarutnya terlepas,” tandas Septelia.

Kalau toh air beroksigen atau heksagonal itu dalam suhu normal diminum, potensi oksigen terlepas tetap besar. Suhu tubuh normal manusia, sekitar 37 derajat Celsius, disebutkan Septelia, memungkinkan oksigen terlarut dalam air terlepaskan ketika memasuki tubuh. Hal ini mirip dengan jika kita sendawa setelah minum air berkarbonat.

Jika diandaikan kandungan oksigen terlarut itu mampu sampai di usus, tetap akan menimbulkan pertanyaan. “Apakah kapiler pada mukosa usus bisa menyerap oksigennya? Apakah daya serapnya lebih hebat dari alveoli pada paru-paru? Setahu saya, sampai sekarang organ yang didesain Tuhan untuk menyerap oksigen hanya paru-paru,” tutur Septelia.

Dari artikel yang sama, Prof dr Waluyo S Soerjodibroto, MSc, PhD, SpG(K) berpendapat lebih ekstrim lagi.

Alih-alih menjadi sehat, produksi radikal bebas berlebih malah berpotensi destruktif pada tubuh. Radikal bebas merupakan molekul oksigen yang kesepian, sebab atom pada orbit terluarnya terdapat elektron yang tidak punya pasangan.

Hal itu membuat si molekul menjadi liar, lalu secara radikal mencari pasangan dengan merampok elektron molekul lain dari berbagai sel-sel tubuh. Sebab itulah ia disebut radikal bebas. Keradikalan berantai terjadi ketika molekul yang terampok ikut-ikutan brutal merampas elektron molekul lain. Kondisi inilah yang lalu membuat sel-sel tubuh rusak.

“Manfaat air beroksigen dan juga air heksagonal, sejauh ini belum terbukti secara ilmiah ataupun secara klinis. Paling hanya testimonial saja,” ujar Waluyo.

Sedangkan skeptisme beberapa staf Kalbe Farma yang mengikuti sebuah seminar tentang air heksagonal juga kurang lebih sama:

Masih sulit untuk memastikan apakah fungsi air hexagonal jauh berbeda dengan air pentagonal, bahkan dalam beberapa hal justru diperkirakan memiliki efek samping. Seperti pembicara mengatakan bahwa untuk mendapatkan air hexagonal dibutuhkan alat untuk memutar air tersebut selama 7 menit, 14 menit, bahkan bisa sampai 21 menit. Makin lama proses pemutarannya makin kecil ukuran molekulnya, dan makin tinggi kadar mineral yang dapat diikat. Yang menjadi pertanyaan apakah benar pemutaran air yang lebih lama akan mengikat mineral yang lebih banyak ?

Produsen air mineral terkemuka, Aqua, juga menyempatkan diri untuk menjawab pertanyaan tentang air heksagonal ini, tentunya secara diplomatis:

Dengan tehnologi magnetik, aerasi dan ozonisasi kandungan oksigen dalam air pun dapat meningkat dan memberikan kesegaran rasa air, tetapi karena perubahan itu tidak stabil maka kesegaran hanya sementara saja.

Technology magnetic dalam proses pemurnian air belum diadopsi dalam keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No.705/MPP/Kep/II/2003 tentang persyaratan Teknis Industri Air Minum Dalam Kemasan dan Perdagangannya.

Sebuah publikasi berjudul “Drinking Water and Water Treatment Scams” dari Auburn University Alabama mencoba untuk melakukan edukasi kepada masyarakat tentang penipuan yang berhubungan dengan air minum. Dari sekian penipuan yang dimaksud, di antaranya adalah air heksagonal.

There is a scam that you can treat water with far- infrared light, which will cause special vibrations and energize the water, mimicking what happens when natural springs splash over rocks and natural magnetic fields. This special form of water, sometimes referred to as hexagonal water, is purported to be living water that resonates with the energetic vibrations of your body to amplify your life force.

Water produced by some machines is supposed to have a hexagonal structure and energy memory™, which is advertised as being good for all living organisms. Special magnetic filters can supposedly produce water that is eight times as effective as most un- structured water in terms of health benefits. If you cannot afford a magnetizing machine, you can purchase a magnetic drinking mug or magnetic stirring rod that will do the trick.

Selain itu, Stephen Lower –mantan staf dari Simon Fraser University, Vancouver, Canada– juga memiliki daftar penipuan yang berhubungan dengan air minum. Air heksagonal juga termasuk dalam daftar ini.

It turns out that M-S Jhon (who died in 2004) was a for-real scientist and author of numerous research papers having to do with water- and none (that I have seen) containing any of this hokum. It’s hard to believe that a reputable scientist would risk his reputation as a shill for junk science, and I wonder if the poor guy was even aware of this use being made of his name.

Walaupun demikian, ada juga yang mendukung teori air heksagonal ini. Misalnya dr. Yayat Hadiyat dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo:

Sementara itu, dokter dari Bagian Rehabilitasi Medis RS Ciptomangunkusumo Jakarta, Yayat Hadiyat, menyebutkan, konsumsi air heksagonal sebenarnya sudah sangat diperlukan, bagi mereka yang ingin memurnikan bagian dalam tubunya. Pasalnya, bagian dalam tubuh manusia, kini semakin menjadi asam, di samping kebiasaan manusia mengonsumsi makanan berlemak, asap rokok, sayuran berbahan kimia, dll.

“Ini mengakibatkan kandungan air heksagonal yang sejak lahir sudah ada dalam tubuh manusia, kemudian menjadi semakin berkurang. Jika presentasenya sudah mencapai 50 persen, maka secara teori manusia bersangkutan akan meninggal,” katanya

Sedangkan, Zeily Nurachman dari Jurusan Kimia ITB menegaskan pentingnya air heksagonal hanya bagi penderita penyakit.

Jadi, pemberian air minum beroksigen tinggi pada orang berpenyakit atau mengalami gejala penyakit, merupakan langkah berguna. Sebaliknya, pada kasus orang sehat, pasokan oksigen dapat mencapai jaringan yang terjauh sehingga memakai air beroksigen tinggi adalah mubazir.

Saya sendiri bukan ahli atau peneliti air. Tetapi pencarian saya di Internet mengatakan bahwa khasiat dari air heksagonal atau air beroksigen diragukan kebenarannya. Kemungkinan besar khasiat yang dimaksud hanyalah berasal dari efek placebo. Sedangkan hampir semua pendapat yang mengatakan sebaliknya berasal dari orang-orang yang ‘ingin menjual sesuatu’.

Tambahan: